Langsung ke konten utama

First day in laboraturioum Indonesian Research Biotechnology and Bioindustry


First day in laboraturioum 
Indonesian Research Biotechnology and Bioindustry





Sebelum terdengar lantunan suara yang mengema  disentero di kota hujan aku sendiri sudah terbangun dari tidur lelapku. Semalam sehabis pulang dari kosan teman di Ciomas sekitar pukul 22.00 beberapa menit saat nyampai dikosanku di Sempur aku pun langsung merebahkan tubuhku diatas kasur yang cukup empuk.
               
 Hari ini, ialah hari ketigaku berada di kota hujan ini. Kota hujan entahla itu julukan yaa mungkin karena kota ini musim hujannya lebih dominan dibanding musim kemaraunya. Sepertinya begitu sih hehehe itu menurutku yaa jangan dijadiin referensi belum pantas tau. Saya harap kalian cari referensi lain deh. Selain julukan tadi kota ini juga sering dijuluki dengan kota sejuta angkot. Ini kata temanku sebagai orang pribumi. Tapi beberapa hari yang lalu aku juga sempat berbincang dengan beberapa driver kendaraan online (GRAB CAR). Kata driver itu sih kenapa begitu banyak angkot alasannya cuman satu yaitu pajak yang diberikan lebih tinggi,dari kendaraan lainnya. Wajar saja kalau angkot dikota ini makin banyak dan pemerintah pun tidak akan pernah pusing jika angkot ini semakin banyak karena pajak yang diberikannya cukup tinggi. Dari banyaknya angkot sering kali membuat jalan dibeberapa titik macet karenanya sehingga menyebabkan tak jarang pengendara  lainnya kerap kali merasa kesal.
                
Upts kok,,, aku bercerita tentang bogor sih oke maaf yaa ceritanya seputar bogornya skip  dulu yaa silahkan episode berikutnya nanti akan kita kupas lagi.
                 
Hari ini aku dan syamsul  berangkat pagi sekali ke lokasi tempat kami Praktik Kerja Lapangan. Meskipun kami satu instansi tapi sebenarnya kami berbeda lab. Kebetulan instansi tersebut terletak tidak begitu jahu dari kosan kami tapi   meskipun dekat tapi sebelum untuk sampai kelokasi tenaga kami cukup terkuras karena posisi kosan kami berada  dibawah dan untuk sampai kelokasi tempat pkl kami harus menaiki beberapa anak tangga dengan tingkat kemiringan 80 derajat yang cukup melelahkan. sesampainya kami di lokasi kami hanya bertemu dengan security dan ternyata temanku yang lain belum ada yang datang maklum lah kosan mereka cukup jahu dari lokasi.
                
Lab Biokimia dan Biologi Molekuler adalah lab yang mana nantinya selama 2 bulan kedepan aku akan bekerja banyak, belajar dan melatih skillku disini. Welcome Biochemistry and Biology Molecular. Di lab ini, aku memilih untuk fokus pada bidang spesifik “Gen Tanaman Ketahanan lahan Kering”. Sebenarnya hari ini aku sangat berharap bisa bertemu dengan pembibing laboratoriumku yang sebenranya tapi sayang harapanku tidak sesuai dengan kenyataan hari ini, pemebimbing labku lagi tidak ada dilokasi karena ternyata beliau saat ini sedang Umroh dan Insya Allah tanggal 15 beliau baru masuk. Subahanalla salut dan bagga aku bisa menjadi salah satu anak bimbingan beliau meskipun dengan sibuk didunia  penelitian tapi beliau tetap tidak lupa untuk ibadah apalagi sampai bisa menyisipkan sebagian uangnya untuk umroh.
                
Berhubung karena pembibingku lagi berhalangan hadir bagian administrasi menyuruhku bertemu dengan asisten labku. Saat ketemu sama asisten lab aku ditanya udah “apa judul yang diberikan sama ibu Hayati?” jawabku belum ada mbak 
Terus kata mabaknya yang disurat apa  yang dicantumkan disitu?
Aku “Gen tanaman ketahanan  kering mbak”
Mbak “Pada tanaman apa?”
Aku “Tanaman tebu mbak”
Mbak “pada apanya”
Mbak “Perasaan ibu Hayati punya gen baru deh”

Setelah itu gak ada perbencaraan lagi beberapa kemudian mbak itu pun langsung mengahlikanku ke asisten yang lain untuk menemaniku untuk kerja di lab hari ini. Asisten lab yang dimaksud mendampinginku hari ini namanya mbak Rini yaa itu namanya persis sekali dengan nama kakak tingkatku hehehe. Akhirnya diawak aku diarahkan kepengenalna alat-alat dan bahan-bahan yang ada di lab itu. Selanjutnya karena berhubung karena ibu Hayati belum memberiku judul yang  spesifik yang akan ku kerjakan akhirnya beliau memperkenalkanku dengan penggunaan bahan-bahan pada proyek beliau. Seperti pembuatan larutan, pembuatan media MS (Murshieq Skooq) sebagai media tempat pertumbuhan eksplan tanaman yang akan ditumbuhkan.
               
Setelah itu, beliau langsung mengarahkanku ke lab tempat pengerjaan (penanaman, rak kultur tanaman dan sterilisasi alat dan bahan) disana aku diperkenalkan dengan macam-macam tanaman yang telah ditumbuhkan pada media ternyata banyak yang kontam. Kontam tersebut biasanya disebakan oleh banyak faktor seperti proses pengerjaan yang salah/ kurang steril, konsentrasi bahan yang digunakan, udara, suhu dan lainnya. Tapi pada intinya kategori kontamnya  ada  kontam oleh jamur dan kontam oleh bakteri. Setelah beberapa saat kemudian ada satu hal yang menarik kontam bakteri ada yang berwarna pink. Wow.. Pink meen

Selanjutnya aku diarahkan kepekerjaan selanjutnya yaitu Sub kultur Kallus tanaman tebu. Sebenarnaya ini adalah proyek mabak Rini tapi karena behubung karena pembimbingku belum memberiakan projek untuk saya jadinya untuk hari ini aku ikut mengerjakan projek mbak Rini selaku asistem pembimbing labku dan sebenarnya nantinya juga aku akan banyak berinteraksi dengan beliau. Ketika kami mengecek semua tanaman pada rak kultur dan tampaknya ada beberapa media yang sudah terlihat menipis dan sepertinya ini dikarenakan nutrisi pada media itu sudah habis diserap oleh tanaman yang tumbuh pada media tersebut. Akhirnya kami melakukan sub kultur agar nantinya tanaman tersebut bisa  tumbuh dengan baik hingga akhirnya bisa dipindahkan media tanam yang sesungguhnya.
               
Jam ishoma pun tiba dan kami segera beres-beres lalu menuju masjid yang tak jahu dari lab ku dan kebetulan mesjid itu masih berada di kompleks instansi labku. Sebelum istirahat tadi mbak Rini berpesan kalau nanti sehabis ishoma aku disuruh baca tesis mahasiswa IPB dan laporan PKL mahasisawa ITB sebekumnya soalnya beliau mau ngerjain proyek lain. Akhirnya selepas sholat sebelumku menuju ruangan yang tadi pagi aku menyempatkan dulu untuk makan siang diwarung belakang isntasi LAB ku.
                
Seusai makan siang aku langsung bergegas menemu mbak Rini untuk mengambil buku yang dijanjikan untuk ku baca. Setelah bertemua dan ku ambil bukunya
Judulnya

1.     TRANSFORMASI GENETIK GEN P5CS MENGGUNAKAN Agrobacterium tumafaciens PADA TEBU (Sacharum Officinarum L.) DI BALAI PENELITIAN  BIOTEKNOLOGI PERKEBUNAN INDONESIA  (Sheilla Firdaus. Laporan Kerja Praktik. Institut Pertanian Bogor.2013)

2.     OPTIMASI TRANSFORMASI GEN P5CS UNTUK PERAKITAN TEBU TOLERAN KEKERINGAN (Dwi Subiyanti. Usulan Penelitian Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.2012)

Hari ini aku benar-benar mendapatkan ilmu yang banyak... subhanallah
Semoga Allah selalu menjaga semagatku untuk terus semangat dan istiqomah dalam menuntut ilmu dan begitu pula bagi para pembaca tulisan  ini.. Amien



Mohon maaf yaa kawan blogger semua belum bisa memaparkan lebih rinci dan jika ingin tau secara rincinya bisa hubungi saya langsung via WhatsApp di 085339207096/Line :Karman7 atau bisa mengomentari pada kolom komentar dibawah.

Silahkan nantikan tulisan berikutnya yaa kawan jangan pernah bosan untuk mengikuti jejak tulisanku ini dan jangan pernah sungkan untuk memberiakan komentar berupa masukan atau saran nya dan mohon maaf jika masih banyak kekurangan karena sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik Allah semata dan Allah menciptakan kita dimuka bumi ini bukan untuk saling mencelah kekurangan teman/saudara kita melainkan kita diharapkan menjadi sempurna dengan cara saling melengkapi kekurangan pada diri masing-masing. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Seorang Marbot

Penjaga Mesjid atau sering disapa sebagai nama Marbot. ya itulah, kerjaan setiap harinya selain menjadi penjaga, tugas yang tak kalah pentingnya menjaga merawat dan tentunya juga menjadi muadzin dan imam sholat.  Jika bercerita tentang marbot sepertinya, saya punya cerita "Kisah orang kaya menyamar mejadi Marbot"                                                                                                                        Ada dua sahabat yang terpisah cukup lama; Ahmad dan Zaenal. Ahmad ini pintar sekali. Cerdas. Tapi dikisahkan kurang beruntung secara ekonomi. Sedangkan Zaenal adalah sahabat yang biasa-biasa saja. Namun keadaan orang tuanya mendukung karir dan masa dep...

Persiapan

Bismillah, Kali ini saya akan bercerita sedikit mengenai aktivitas yang akan kujalani 2 bulan kedepan. Insya Allah 2 hari lagi aku dan teman-temanku akan berangkat PKL (Praktik Kerja Lapangan). aku dan 4 orang temanku akan melakukan PKL di Instansi Penelitian tertua di di Indonesia yakni PPBBI (Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia). dengan lab yang akan kami tuju semuanya berbeda  ada yanng di Lab Mikrobiologi dan lingkungan dengan bidang minat pembuatan pupuk hayati, ada yang di lab Kulur jaringan, Bioremediasi sementara yang akan saya tuju  Biokimia dan Biologi Molekuler. pada lab ini saya lebih tertarik pada genetic tanaman tahan lahan kering. entah kenapa aku memilih bidang ini, wala sebelumnya saya memilih lab Mikrobiologi, udahlah lupakan saja gak penting dan  yang terpenting sekarang ialah saya harus belajar banyak mengenai  lab aka ini. sebenarnya seperti kata dosen ku beberapa hari yang lalu ketika ku tanya tentang lab yang akan ku tuj...

Muhasabah

Hallo, sahabat blogger semua, Sebelumnya saya mohon ijin memperkenalkan diri dulu. Baiklah, nama saya Karman seorang blogger pemula yang saat ini saya sedang menempuh pendidikan S1 Bioteknologi di Universitas Teknologi Sumbawa. Waktu seakan-akan berlalu begitu cepat perasaan baru saya jai mahasiswa di tahun 2015 lalu lah, sekarang udah memasui tahun 2018, 2016 2017 telah lewat kawan Jika kita mau flashback kebelakan sebenarnya kontribusi apa sih yang telah kita lakukan, kita capai atau simpelnya gini yang telah kita berikan baik untuk diri kita pribadi maupun kepada orang-orang yang ada disekitar kita. Kawan mari kita renugkan bersama apakah iya di usia kita yang semakin hari semakin bertambah dalam artian jatah hidup kita berkurang. Akan tetapi terkadang ada yang menganjal dibenakku ketika melihat teman-teman yang katanya Ulang tahun kok, malah mereka bersenang hingga terkadang sampai lupa diri dan berbuat semaunya,,, mmmm miris sekali ya kawan harusnya mereka sadar  ...